"Ya c'(_l_)l..semanis-manis pemberianMu dalam kalbuku ialah perasaanku terhadapMu dan seenak-enak perkataan pada lidahku ialah memujiMu, sedang yang paling ku rindukan ialah saat berjumpa denganMu"..
Wahai saudaraku ….
Andai kau tahu
Debu yang menempel pada kakimu fie sabilillah
Dapat menyelamatkanmu dari neraka Jahannam
Kenapa kau tinggalkan jihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Sekejap dalam medan jihad
Dapat mengharuskanmu menikmati kenikmatan
dan keindahan Jannatun Na’im
Kenapa memilih selain jihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau mengerti
Najis kudamu fi sabilillah
Bernilai pahala bagimu disisi Robmu
Kenapa bimbang untuk berjihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau tahu
Timah panas yang mengoyak tubuhmu dapat menghantarkanmu memeluk mesra Bidadari jelita
Kenapa takut berjihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Dentuman Bom yang mencabik-cabik dagingmu dapat menyibukkanmu bercanda ria di pangkuan Bidadari jelita selama berpuluh-puluh tahun tanpa bosan
Kenapa ragu untuk berjihad …..???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau mengerti
Ledakan Mortir yang meremukkan tulang belulangmu dapat menghantarkanmu berbaring mesra di atas kasur dalam kamar mempelai bersama bidadari yang tidak pernah
hilang keprawanannya
Kenapa enggan berjihad …..???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Titisan darah pertama yang kau tumpahkan di medan jihad dapat menghapuskan semua dosa-dosamu ….
Dan ……
Dengarlah Seruan-NYA…Dengarkanlah seruan mereka….!!!!!!!!
Dadaku sesak
Setiap kali ku melihat ceceran darah itu
Tubuh yang terpisah dari kepalanya
Usus yang terburai
Kepala yang pecah
Tubuh yang hangus terbakar
Muslim muslimah yang ditelanjangi
Amarahku membara
Setiap kali ku melihat hilai tawa itu
Sorot mata yang penuh nafsu
Mulut yang senantiasa berucap kehinaan
Tangan yang senantiasa menyiksa, mencabik kehormatan
Kaki yang senantiasa menendang dan memburu
Bak singa yang kelaparan
Tingkah mereka selayaknya binatang
Tidak layak disebut manusia
Fathimah, Nadia, ‘Aisyah …
Siapa lagi yang akan teranggut kehormatannya…dipenjara yang tengap itu
OOhhhhh…..Rabbi…
Mereka memandangku….
Matanya begitu sayu…..namun….
Bibir itu….bibir itu bertabih, bertahmid,ber takbir
Mereka meronta…
Meminta belas kasih saudaranya
Rabbi…
Mereka berteriak
Innamal mu’minuuna ikhwah…
Innamal mu’minuuna ikhwah…
Mereka menagih ayat itu pada kami
Mereka menagih kalam-Mu
Rabb…
Hati ini bertanya..
Apakah masih ada yang menyambut seruan itu?
Seruan meminta pertolongan
“Selamatkan izzah kami, selamatkan agama yang ada dihati kami!!!”
Rabb…
Bahkan mereka mengancam
“kan kuadukan kehormatanku pada Mu ya Allah, mereka saudara-saudaraku tak lagi peduli pada ayat-ayat-Mu ‘Barangsiapa meninggalkan saudaranya yang membutuhkan pertolongan maka dia akan ditinggalkan oleh NYA ketika terdesak dalam kesulitan’”
Ohhh…Rabbul Izzati…
apa yang harus ku lakukan??
Hanya lisan yang menyeru saudara seaqidah untuk menyambut panggilan-Mu…
itulah yang kulakukan…
Wahai orang yang mempunyai iman…
apakah jiwamu terbakar ketika mendengar jerit mereka?
apakah dirimu merasakan pula sakitnya siksaan yang mereka alami?
Wahai laki-laki yang mengaku memiliki iman…
Wahai laki-laki yang menangis diwaktu manusia tertidur lelap…
Wahai laki-laki yang dilebihkan atasnya kekuatan…
Wahai Laki-laki yang dikhususkan baginya syariat berperang…
Wahai Laki-laki yang lemah lembut terhadap kaum mu’min dan keras terhadap kaum kafir…
Wahai Laki-laki yang mendengar seruanNya lalu ia gemetar hatinya…
Bersiaplah wahai diri yang dirindukan syurga…
Istanamu telah menantimu…
Isteri akhiratmu telah menunggumu dalam gelisah…
sambutlah panggilanNya…
sambutlah panggilan saudara kita…
di Palestine, Afghanistan, Checnya, Bosnia…
dan negeri-negeri lainnya yang terjajah
persiapkanlah diri kalian
untuk menghadapi kaum terlaknat itu…
iman, ilmu, fisik dan materi…
kami menunggu berita kemenangan atau kesyahiidan yang mulia dari kalian.

Tidak ada pilihan lain bagimu selain jihad …..???!!!

0 comments: